Observasi Ekosistem Hutan
OBSERVASI
PENELITIAN EKOSISTEM HUTAN PINUS
Dosen
Pengampu : NUR NGAZIZAH,S.SI.M.Pd
Disusun Oleh
:
1. Fatina
Nisa Nastiti Putri ( 212180052 )
2. Lutfiyyah
Ningtyas ( 212180056 )
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Ekosistem adalah hubungan kumpulan
beberapa populasi disuatu tempat yang mengadakan interaksi, baik secara
langsung maupun tidak langsung dengan lingkungan abiotik dan hubungannya adalah
timbal balik. Hutan adalah suatu tempat tinggal berbagai makhluk hidup yang
sering kita temui bahkan yang hamper tidak pernah kita temui. Ekosistem hutan
adalah hubungan antara kumpulan beberapa populasi baik itu binatang dan tumbuh-tumbuhan
yang mengadakan interaksi baik secara langsung maupun tidak langsung dengan
lingkungannya dan antara yang satu dan yang lainnya tidak dapat
dipisahkan.
Hutan pinus ini terletak di
Desa Kali urip, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah.
Hutan ini mempunyai potensi hayati berupa keanekaragam flora dan fauna. Hutan
ini dimanfaatkan oleh masyarakat untuk diambil getah pohon pinus. (https://www.scribd.com/document/327316403/ekosistem-hutan
)
B. Tujuan Ekosistem Hutan
Mengetahui ekosistem secara umum dan untuk mengetahui hubungan
yang terjadi dalam ekosistem hutan.
D. Dasar Teori
Ekosistem adalah suatu ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya,suatu satuan fungsional dasar yang menyangkut proses interaksi organisme hidup dengan lingkungan. Ekosistem bisa dikatakan tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi. Ekosistem darat ialah ekosistem yang lingkungan berupa daratan. Dalam suatu ekosistem terdapat rantai makanan yang saling berhubungan terdiri dari produsen, konsumen tingkat I, II, dan III serta sebagai dekomposer. ( https://www.scribd.com/document/327316403/ekosistem-hutan )
PEMBAHASAN
A. Komponen
Ekosistem Alami
1. Komponen Biotik
Komponen ini meliputi semua jenis mahkuk hidup (seperti manusia,
hewan,tumbuhan dan mikroorganisme). Berdasarkan peranannya dapat dibedakan
menjadi golongan sebagai berikut :
1. Produsen
juga dikenal sebagai organisme autotrof, yaitu organisme yang mampu
membuat
makanan sendiri dengan mensintesis bahan anorganik maupun bahan organic
sederhana dengan bantuan energi matahari melalui proses fotosintesis.
Contohnya : Tumbuhan hijau.
2. Konsumen
Konsumen juga dikenal sebagai organisme heterotof, yaitu organisme yang tidak
dapat
mensintesis makanannya sendiri. Organisme ini memanfaatkan atau bergantung pada
makhluk hidup lain karena tidak bias memproduksi makanan sendiri,bahan organik
sebagai makanannya. Berdasarkan makanannya konsumen dibedakan seperti berikut :
a.
Hebivora atau pemakan tumbuhan (kambing, sapi dan kerbau)
b.
Karnivora atau pemakan daging( srigala, harimau dan singa).
c.
Omnivora atau pemakan tumbuhan dan daging (ayam, tikus, kera,
dan manusia)
3. Pengurai
& decomposer
Organisme ini memiliki kemampuan untuk menguraikan bahan organik dari organisme mati &
bahan organik
kompleks.
Contoh: organisme yang termasuk pengurai adalah jamur dan
bakteri
2. Komponen Abiotik
Komponen abiotik meliputi
komponen tidak hidup sebagai berikut :
a)
Tanah.
b)
Air.
c)
Suh.
d)
Kelembapan.
e) Angin.
3. Satuan Mahluk Hidup Dalam Ekosistem Hutan
1.
Individu
Adalah benda hidup, jasad hidup atau makhluk
hidup tunggal yang hidupnya berdiri sendiri dan bersifat bebas. Contohnya
adalah seekor semut.
2.
Populasi
Populasi adalah kelompok organisme yang sejenis hidup
dan beranak di kawasan tertentu. Contoh
populasi adalah sekelompok semut di atas piring.
3.
Komunitas
Komunitas adalah berbagai populasi yang menempati
daerah yang sama pada waktu yang sama, contohnya komunitas hutan pinus,
4.
Ekosistem
Ekosistem adalah tananan kesatuan secara utuh
menyeluruh antara segenap komunitas dan lingkungannya yang membentuk suatu
hubungan timbal balik di antara komponen.. Komponen suatu ekosistem adalah seluruh makhluk hidup dan makhluk tidak hidup
yang ada di dalamnya.
5.
Bioma
Bioma adalah ekosistem yang besar dan luas di
darat maupun laut yang khas dan luas cakupannya.
6.
Biosfer
Biosfer adalah berbagai bioma di permukaan
bumi yang saling berhubungan dan membentuk ekosistem yang lebih besar lagi
atau lapisan bumi tempat ekosistem beroperasi. (https://www.scribd.com/document/327316403/ekosistem-hutan
)
C. Hasil
Pengamatan
Tabel Pengamatan Komponen
Ekosistem Alami
No
Keadaan Komponen Ekosistem Alami
Abiotik
Biotik
1.
Batu
Pohon
2.
Tanah
Katak
3.
Cahaya matahari
Belalang
4.
Nyamuk
5.
Kadal
6.
Burung
7.
Ular
1. Simbiosis Mutualisme
Simbiosis Mutualisme adalah hubungan dua
organisme yang berbeda spesies atau jenis tetapi hubungan ini saling
menguntungkan antara satu sama lain. Jadi hubungan ini, tidak ada pihak yang
merasa dirugikan semua saling di untungkan.
Misalnya : Hubungan antara burung pelatuk
dengan semut. Semut akan melindungi telur burung pelatuk. Sedangkan semut
mendapat perlindungan dari predator yang akan memakannya.
2. Simbiosis Komensalisme
Simbiosis Komensalisme adalah suatu interaksi
dua makhluk hidup yang salah satu diuntungkan sementara organisme lain tidak
dirugikan tidak juga diuntungkan (netral).
Misalnya : Ada seekor katak dan pohon. Keuntungan
didapatkan katak yang mendapat tempat berteduh, sedangkan pohon tersebut tidak
mendapatkan keuntungan dan tidak merasa dirugikan (tidak berpengaruh).
3. Simbiosis Parasitisme
Simbiosis parasitisme adalah keterbalikan dari simbiosis
mutualisme. Suatu simbiosis yang satunya mendapat keuntungan yang lain
dirugikan.
Misalnya : Alang-alang dengan tanaman produksinya.
Komentar
Posting Komentar